:

Ngaji Lingkungan dan Santunan Anak Yatim Warnai Ramadhan di Desa Lobuk

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Kegiatan Ngaji Lingkungan yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim berlangsung di Balai Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

 

Acara tersebut mengusung tema “Menebar Keberkahan Bulan Ramadhan 1447 H dengan Kepedulian Sosial dan Lingkungan.” Tema ini dipilih sebagai pengingat bahwa nilai-nilai ibadah di bulan suci Ramadhan tidak hanya berkaitan dengan hubungan spiritual, tetapi juga kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

 

Kegiatan ini digagas oleh Kita Berbagi Sosial, Arasa Sociopreneur, serta Pokmaswas Reng Paseser. Berbagai pihak turut terlibat dalam mendukung terselenggaranya acara tersebut.

 

Dalam rangkaian acara tersebut, panitia menghadirkan Susiyanto Azzaki sebagai penceramah dalam sesi Ngaji Lingkungan. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan nilai-nilai keagamaan.

 


Selain kajian keagamaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Sebanyak 25 anak menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan.

 

Kepala Desa Lobuk, Moh Saleh, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

 

Menurutnya, kegiatan yang memadukan kajian keagamaan dengan kepedulian sosial dan lingkungan sangat penting untuk membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat.

 

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Desa Lobuk. Kegiatan ngaji lingkungan dan santunan anak yatim seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus kesadaran menjaga lingkungan,” ujarnya.

 


Sementara itu, perwakilan Arasa Sociopreneur, Machallafri Iskandar, mengatakan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian terhadap sesama serta lingkungan sekitar.

 

Menurutnya, kegiatan Ngaji Lingkungan bertujuan mengajak masyarakat memahami bahwa menjaga alam juga merupakan bagian dari ajaran agama yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Ramadhan adalah momentum untuk memperbanyak amal ibadah. Melalui kegiatan ngaji lingkungan ini kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan,” katanya.

 

Hal senada disampaikan Ketua Kita Berbagi Sosial, Ahmad Zahruddin. Ia mengaku bersyukur kegiatan santunan anak yatim tersebut dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi jembatan antara para dermawan dengan anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

 

“Kami bersyukur bisa terus menjadi penghubung antara para dermawan dengan anak-anak yatim. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ujarnya.

 

Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kehangatan. Lantunan hadrah yang dibawakan oleh siswa dari SD Kebundadap Timur turut menambah semarak kegiatan tersebut.

 

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan tausiyah tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga diajak untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadhan. (rba)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *